Toyota Rush Generasi Kedua Semakin Memukau

Foto: aftermarketplus.id

AFTERMARKETPLUS.id – Setelah di artikel sebelumnya kami membahas interior Toyota All New Rush, kini saatnya kami membahas rasa berkenadaranya.

RUSH3Hari pertama kami mendapatkan unit Rush dengan tipe TRD Sportivo dengan transmisi manual. Langsung kami masuk kedalam mobil dan bersiap berkendara dari stasiun kereta Purwakarta ke salah satu restoran di daerah Subang, Jawa Barat.

Kini mobil yang telah dipesan sebanyak 7 ribu unit ini sudah menggunakan push start button untuk menyalakan mesinnya. Visibilitasnya cukup baik. Koplingnya sangat enteng dan natural saat kami injak. Tenaga cukup baik untuk didalam kota.

Di jalan yang berbukit pun juga bertenaga. Hal itu karena perpaduan mesin berteknologi dual VVTI berkapasitas 1500 cc dengan tenaga sebesar 104 dk dan torsi 139 Nm yang dipadukan dengan transmisi manual 5 percepatan. MID mencatatkan konsumsi bahan bakar 13 kilometer untuk 1 liter bensin rute dalam kota.

Kebetulan jalan menuju Subang tidak terlalu mulus, maka disitulah kesempatan kami mencoba kenyamanan suspensinya. Bantingan suspensinnya memang tidak selembut generasi sebelumnya. Agak sedikit keras menyerupai Innova.

Alhasil mobil ini jadi mempunyai pengendalian yang kami lebih baik dari pada generasi sebelumnya. Saat melibas jalan berliku, meskipun gejala body roll masih tetap ada, tapi masih dapat ditolerir.

Padahal ground clearancenya lebih tinggi dibanding Rush generasi pertama. Itu karena disematkannya stabilizer di bagian belakang dan adanya pengembangan pada suspensinya agar konsumen semakin puas.

Pada hari kedua, saat perjalanan pulang ke Jakarta kami diberi kesempatan mencoba unit Rush dengan tipe TRD Sportivo dengan transmisi otomatis. Kami cukup kaget saat melihat transmisinya karena belum menggunakan teknologi triptonic. Mobil ini masih menggunakan transmisi otomatis 4 percepatan biasa.

Meskipun begitu, Perpindahan giginya sangat lembut, sehingga memberikan rasa kenyamanan lebih saat mengendarainya. Sayang akselerasinya kami rasa agak lamban.

Apalagi saat menanjak di jalan tol Cipularang. Ganjarannya, mobil ini mempunyai catatan konsumsi bahan bakar yang cukup baik untuk rute tol.

MID mencatatkan 1:19,5 km/L. Padahal bobotnya lebih berat dari generasi sebelumnya. Hal itu dibantu dengan adanya instrument cluster eco di speedometernya.

Sehingga mengingatkan kita agar menjaga putaran mesin tetap rendah. Tentu kita tidak bisa mendapatkan keduanya (irit dan kencang) di mesin NA, kecuali mesin menggunakan teknologi Turbo.

Lalu bagaimana dengan entertainment di dalam kabin? Kami cukup puas dengan head unitnya yang kaya akan fitur. Sedangkan untuk sound systemnya benar-benar luar biasa. Toyota memberikan 8 speaker pada mobil ini. Sehingga sangat memanjakan telinga kami.

RUSH2Kesimpulannya, Toyota Rush mengalami perubahan menjadi jauh lebih baik dari generasi sebelumnya. Kami sangat menyukai eksteriornya.

Sayang jok pengemudinya terasa sempit untuk kami yang mempunyai tinggi 180 cm dan berat 85 kg. Tapi untuk Anda yang mempunyai berat badan normal, maka akan sangat nyaman duduk di semua row bangkunya.

Untuk Anda yang mencari SUV dengan desain yang modern dengan gaya menyetir santai dan mempunyai efisiensi bahan bakar cukup baik, maka akan dirasa pas untuk membeli mobil ini. Harganya pun juga sama dengan generasi sebelumnya yaitu Rp 261,3 jt.

[Gilang Budiman]

About Gilang Budiman 619 Articles
Organisation Experience Honda Civic Indonesia (2002) BMW CAR CLUB INDONESIA (2009-now) Mercedes Benz Club Indonesia (2014-now) Testing driver Ferrari F12, Bmw i8, Bentley, Lotus Elise, Lotus Exige, etc (2011-now) Auto bild magazine (2011 - 2015) Car Review, Otodriver, Car moto (2015-2016 ) Senior Editor aftermarketplus.id (2016-)
Contact: Website