Suspensi Empuk dan Efisiensi, Jadi Keasyikan Mengendarai Toyota C-HR Hybrid

AFTERMARKETPLUS.id – Usai membahas karakteristik eksterior dan interior Toyota C-HR Hybrid kini waktu bagi kami untuk kasih gambaran asyiknya mengendarai mobil ini. Keasyikan itu bahkan sudah mulai saat kami pertama menghidupkan mesin.

Begitu engine start kami tekan, mobil ini sebenarnya sudah siap melakukan tugasnya. Yups tanpa ada mesin yang meraung, baterai mulanya mengambil alih tugas sehingga tidak ada deru mesin di awal padahal kondisi mobil sudah siap untuk jalan, hehehe…!

Ambil posisi di balik kemudi, jok yang tersaji terasa begitu mantap. Meski posisi duduk terasa rendah, feel yang disuguhkan jauh lebih leluasa ditambah posisi dasbor yang mengarah ke pengemudi sehingga mudah untuk mengakses sederet tombol di konsol tengah.

Toyota C-HR Hybrid disokong duet mesin berkapasitas 1.798 cc 4 silinder yang dibantu motor listrik. Mesin bakarnya merilis tenaga 98 dk dan torsi 142 Nm sementara motor listriknya bertenaga 72 dk dan torsi 163 Nm. Namun output totalnya bukan hasil penambahan dua sumber tenaga itu yang berorientasi ke performa, namun lebih kepada efisiensi.

Pada Toyota C-HR Hybrid tersedia 3 model berkendara mulai dari Normal, Eco dan Sport yang pilihannya diatur via MID. Melaju di arus lalu lintas yang ramai lancar, pilihan kami tentu saja di mode Eco.

Respons pedal gas di mode ini memang tidak terlalu spontan namun terasa nyaman karena penyaluran tenaga terasa halus via transmisi CVT 7 percepatan. Mesin dan motor listrik secara bergantian menggerakan roda depan. Bahkan enaknya saat posisi baterai penuh, mobil bisa melaju lebih smooth dan tanpa konsumsi BBM tentunya.

Namun satu catatan mengesankan dari mengemudikan C-HR selain kabin yang senyap ialah bantingan suspensi yang begitu empuk. Hal ini berkat kontribusi suspensi belakang double wishbone yang terasa mantap saat roda melintas jalan berlubang atau bergelombang. Bahkan karena dimensinya yang compact, handling C-HR tetap bisa mengasyikan.

Melintas di jalan yang sepi, kami terpancing untuk tahu performa laju si C-HR Hybrid. Pilih mode berkendara Sport, kami merasakan sensitifitas pedal gas terhadap akselerasi mobil. Rasanya memang tak otomatis spontan memang mengingat C-HR Hybrid harus menanggung beban ekstra dari motor listrik dan beterai yang diangkutnya.

Terasa lebih cekatan memang, namun kami yakini enggak lebih superior dibanding akselersi C-HR bensin bertenaga 141 dk yang menjanjikan support tenaga 141 dk.

Beberapa hal akan membantu menjaga Anda saat bermanuver lebih kencang dengan C-HR Hybrid utamanya dari fitur keselamatan aktif yang dimilikinya. Pasalnya mobil ini sudah dilengkapi Vehicle Stability Control (VSC) hingga rem dengan ABS, EBD dan Brake Assist. Juga perlindungan maksimal dari benturan berupa 7 SRS airbag.

Mantap bukan? Dan satu hal lain yang lebih mengasyikan…siap-siaplah jadi pusat perhatian karena pesona Toyota C-HR selalu menggugah mata pengendara lain di jalan.

[MNR]

About pekik udi irianto 1492 Articles
1. Otomotif Tabloid, PT Dunia Otomotifindo - Group of Magazine as Photographer from May 2, 1994 to June 14, 2001 2. Otosport Tabloid, PT Penerbit Media Motorindo - Group of Magazine as Photographer from June 15, 2001 to December 31, 2001 3. Otosport Tabloid, Automotive Media Supporting Unit, PT Penerbit Media Motorindo - Group of Magazine as Photo Editor from January 1, 2002 to December 31, 2002 4. Otosport Tabloid, PT Penerbit Media Motorindo - Group of Magazine as Photo Editor from January 1, 2003 to April 5, 2003 5. Auto Bild Magazine, PT Penerbit Media Motorindo - Group of Magazine as Photo Editor from May 6, 2003 to December 31, 2008 6. Photographic Section, Auto Bild Editorial Department, Automotif Media, Publishing II Division, PT Infometro Mediatama - Group of Magazine as Photo Editor from January 1, 2009 to October 31, 2014 7. aftermarketplus.id as Editor in Chief from August 2, 2015 to present