AFTERMARKETPLUS.id - BMW X1 generasi ketiga ini memang telah berubah banyak. Sosoknya tampak gagah, siluetnya lebih tegak, dan lekuk bodinya memancarkan aura percaya diri yang tidak berlebihan.
Seperti pria matang yang baru saja menyelesaikan satu bab penting dalam hidupnya. Ia terlihat lebih dewasa, tapi tak lupa cara meluapkan emosi.
Seolah-olah ia bukan hanya sekadar SUV berdimensi ringkas, generasi ketiga BMW X1 sDrive 18i xLine adalah definisi baru dari "entry-level" yang tak terasa seperti tipe crossover termurah.
Kidney grille khas BMW kini tampil lebih tegak dan tegas (sayang tanpa fitur active grille), dipadukan dengan lampu depan LED yang menyipit tajam.

Garis bahunya bersih, lengkungan roda tegas, dan desain velg 18 inci miliknya tak biasa. Harus kami sebut juga. Desain bagian belakangnya memiliki banyak sentuhan styling tiga dimensi yang menjadikannya berbeda. Maklum, di jalan bagian belakang menjadi bagian yang selalu dilihat oleh mata pengendara di belakangnya.
Interior Pintar untuk Gaya Hidup Modern
Begitu pintu dibuka, aroma kulit baru dan sentuhan minimalis menyambut dengan hangat. Layar melengkung ganda, BMW Curved Display, terpampang di dasbor seperti lukisan dari masa depan.
Tombol-tombol fisik tak lagi mendominasi, memberi kesan cerdas. Seperti masuk ke ruang kerja eksekutif yang penuh teknologi namun tetap nyaman.
Menggabungkan layar digital 10,25 inci dan layar sentuh 10,7 inci dalam satu panel melengkung yang elegan, sistem ini mendukung integrasi smartphone dan asisten suara "Hey BMW" yang interaktif.

Atap panoramic dan elemen pencahayaan ambient light memberikan sentuhan magis pada bagian dalam kabin. Sebagai tambahan, tersedia wireless charging tray di konsol tengah dan dua slot USB-C untuk penumpang belakang.
Dimensinya lebih besar dari pendahulunya dengan jarak sumbu roda yang lebih panjang membuat kabin lebih lega.
Bukan hanya menambah volume bagasi dari 490 liter menjadi 540 liter, tetapi juga sukses memberikan ruang untuk penumpang belakang jadi lebih nyaman.
Apalagi kursi belakang bisa diatur posisi kemiringan sandarannya. Oh ya, satu lagi, pintu bagasi yang dapat membuka dan menutup secara elektrik siap memanjakan pemiliknya.
Namun, seperti semua karakter dalam cerita, BMW X1 sDrive 18i xLine pun punya sisi yang bisa dikritisi. Tidak adanya paddle shift mungkin membuat penggemar 'sheer driving pleasure' sedikit kecewa.

Bagi yang gemar mengatur AC lewat tombol fisik, sistem digital curved display terbaru ini mengajak kita sedikit adaptasi. Apalagi kini BMW X1 menghilangkan iDrive controller yang sudah menjadi ciri khasnya.
Tapi semua itu tidak begitu berarti, dibandingkan keseluruhan paket yang ditawarkan. Seperti tokoh utama dalam film bollywood, BMW X1 telah menemukan identitasnya.
Ia bukan lagi si bungsu dari keluarga BMW, tapi sosok yang berdiri dengan karakter utuh, matang dan siap memikat.
#Test Drive BMW X1 sDrive 18i xLine #BMW X1 sDrive 18i xLine #BMW X1 #Test Drive #BMW
Author : Rizki Satria > 64 Articles
BROOM.ID I 2023-2024 Sr. Marketing Associate & Social Media Specialist
MOLADIN.COM I 2022 SEO Content Writer (Freelance)
OTO.COM I 2017-2022 Ass. Managing Editor & YouTube Channel Manager
ASCOMAXX, MOTOMAXX, DRIVENOW! I 2013-2017 Managing Editor
AUTOCAR INDONESIA I 2010-2013 Reporter / Journalist
List Comment
No Comment