TEST DRIVE Mitsubishi Xpander Cross ke Gunung Batu Jonggol (Part-1)

Foto: aftermarketplus.id

AFTERMARKETPLUS.id – Akhir tahun 2019, Mitsubishi memperkenalkan Xpander Cross. Versi yang lebih tinggi dari varian atas Mitsubishi Xpander itu datang menawarkan banyak hal baru. Kami mendapat kesempatan untuk mengujinya selama beberapa waktu. Membawanya ke medan yang cukup menantang menjadi cara yang paling pas untuk menemukan perbedaanya dibanding varian lain Xpander.

Tetapi sebelum mengulas pengalaman berkendaranya, ada baiknya kita ulas sejenak perbedaan mobil ini dari Mitsubishi Xpander biasa. Biar lebih afdol kita lihat perubahannya dari Xpander Ultimate. Sebagai informasi Xpander Cross dijual mulai harga Rp 275,7 juta sampai Rp 298,7 juta. Sedangkan Xpander Ultimate dijual Rp  278,1 juta.

Paling kentara jelas dari wajahnya, Xpander Cross dilengkapi dengan body kit yang bergaya SUV (Sport Utility Vehicle). Selain itu desain grillenya pun berbeda, Xpander Cross mengadopsi desain grille menyerupai Pajero Sport. Bagian bemper depan juga terlihat lebih kaku. Seluruh penerangan Mitsubishi Xpander Cross di bagian depan sudah menganut lampu LED hingga ke lampu kabutnya.

Di bagian samping, ornamen body kit ala SUV pun terpasang. Selain itu atapnya juga diberi tambahan roof rail yang juga merupakan ornamen khas SUV. Tak kalah menunjang tampilannya yang gagah, pelek 17-inci terpasang mengisi lubang roda yang diisi pelek berdiameter 16-inci pada Xpander Ultimate.

Sementara itu belakangnya pun turut dibedakan. Xpander Cross tampil lebih gagah dengan desain bemper belakang yang lebih tegas. Lalu ada ornamen berwarna hitam glossy di atas tempat menaruh plat nomor. Area ini dibiarkan polos sewarna bodi pada Xpander Ultimate.

Masuk ke dalam kabinnya, tatanan dashboard Xpander Cross sama persis dengan Xpander Ultimate. Membedakan keduanya hanya skema warna saja. Perpaduan warna coklat dan hitam mewarnai kabin Xpander Cross.

Sedangkan Xpander Ultimate lebih kalem dengan tema warna senada krem beige. Selebihnya sama, mulai dari layar sistem multimedia, lubang ventilasi AC hingga power outet letaknya sama. Menariknya, Xpander Cross punya varian Premium Package dengan interior berbalut kulit.

Menilik spesifikasi resmi yang dikeluarkan Mitsubishi, tak ada perbedaan sistem penggerak mobil ini dengan Xpander Ultimate. Mesin MIVEC bertenaga 105 PS pada 6.000 rpm dengan torsi maksimal 141 Nm pada 4.000 rpm tak berubah.

Begitu pun transmisi otomatis konvensional 4-speed sama saja. Lantas bagaimana dengan rasa berkendaranya? Adakah efek positif dari perubahan ini? Yuk simak ulasannya di Test Drive Mistubishi Xpander Cross bagian kedua.

[MNR]

About pekik udi irianto 1613 Articles
1. Otomotif Tabloid, PT Dunia Otomotifindo - Group of Magazine as Photographer from May 2, 1994 to June 14, 2001 2. Otosport Tabloid, PT Penerbit Media Motorindo - Group of Magazine as Photographer from June 15, 2001 to December 31, 2001 3. Otosport Tabloid, Automotive Media Supporting Unit, PT Penerbit Media Motorindo - Group of Magazine as Photo Editor from January 1, 2002 to December 31, 2002 4. Otosport Tabloid, PT Penerbit Media Motorindo - Group of Magazine as Photo Editor from January 1, 2003 to April 5, 2003 5. Auto Bild Magazine, PT Penerbit Media Motorindo - Group of Magazine as Photo Editor from May 6, 2003 to December 31, 2008 6. Photographic Section, Auto Bild Editorial Department, Automotif Media, Publishing II Division, PT Infometro Mediatama - Group of Magazine as Photo Editor from January 1, 2009 to October 31, 2014 7. aftermarketplus.id as Editor in Chief from August 2, 2015 to present