Test Drive Toyota GR Yaris: Bawaannya Gas Terus…

Foto: aftermarketplus.id

AFTERMARKETPLUS.id – Toyota GR Yaris, mobil yang dibuat khusus untuk turun di WRC (World Rally Championship) namun disulap jadi road legal dan dijual terbatas. Terbayang sudah performanya bukan? Baik, sebelumnya kami telah mengulas sedikit tentang rasa berkendara mobil ini.

Kesimpulan kami saat memakai mobil ini di dalam kota, guncanganya cukup terasa dan bobot kemudi sedikit berat. Ground clearance yang rendah memberikan center of gravity yang baik untuk bermanuver. Tetapi konsekuensinya, road noise sukses mengintrusi ruang kabin.

Lantas bagaimana kalau mobil ini dipacu secara maksimal? Mesin 3-silinder 1,6 liter turbocharged yang bertenaga 261 PS pada 6.500 rpm dan torsi puncak 360 Nm pada 3.000 rpm – 4.600 rpm terdengar menjanjikan. Benar saja, torsi gemuk yang tersedia dari putaran mesin rendah membuat akselerasi jadi istimewa.

Tetapi yang lebih menarik lagi, transmisi manual 6-speed miliknya memiliki nafas yang panjang di setiap giginya. Begini gambarannya. Begitu Anda injak pedal gas dalam dari posisi diam, torsi gemuk menghentak dari rpm rendah. Tenaga yang padat kemudian menyambut di rpm tinggi. Turbocharged yang mengisi membuat jarum tachometer bergerak sangat cepat sampai tiba-tiba sudah menyentuh red line.

Ya, segitu menyenangkannya performa mesin 3-silinder GR Yaris. Makanya kalau Anda sedang mengemudikan mobil ini, emosi harus lebih stabil. Karena itu tadi, jiwa muda seolah mengajak jantung untuk berpacu lebih cepat menginjak pedal lebih dalam. Apalagi mendengar suara blow-off turbocharged saat pindah gigi.

Tak ayal konsumsi bahan bakar rata-rata di sekitar 8,6 km/liter jadi konsekuensinya. Itu pun sudah dibantu dengan fitur start-stop engine yang kalau diaktifkan akan mematikan dan menghidupkan mesin secara otomatis saat situasi stop and go di kemacetan.

Sebagai mobil sport 2-pintu, Toyota juga menyediakan fitur keselamatan terpadu di mobil ini. Misalnya, fitur lane departure warning yang akan kasih peringatan kalau mobil keluar jalur dan setir bisa koreksi sendiri walaupun secara halus.

Adapula Pre-Collision System yang akan beri peringatan kalau sensor mendapati resiko terjadinya tabrakan dengan obyek di depan kendaraan. Mobil juga bisa ngerem otomatis kalau pengemudi telat mengantisipasi. Masih banyak lagi lainnya.

Dynamic radar cruise control bisa membuat kaki rileks saat berkendara di jalan tol. Tentukan kecepatan dan jarak dengan kendaraan di depan, aktifkan fitur ini dan mobil akan melaju dengan sendirinya dan mengatur jarak secara teratur dengan kendaraan di depan. Lumayan lengkap juga ya fitur yang tersedia untuk ukuran mobil sport 2-pintu yang awalnya khusus disiapkan untuk kompetisi rally dunia.

Dicipatakan untuk melaju kencang di beragam tipe jalan, GR Yaris ini punya sistem penggerak 4-roda yang mereka sebut GR-four. Dikembangkan secara khusus oleh Gazoo Racing, ada transfer case yang dapat diaktifkan dengan memutar knob di konsol tengah. Ketiga mode tersebut adalah, Normal, Sport dan Track.

Mode Normal menyalurkan 60 persen tenaga ke roda depan Mode Sport mendistribusikan 70 persen tenaga ke roda belakang. Ini yang biasa dipakai untuk drifting. Mode Track akan membagi distribusi bobot 50 persen secara proporsional di roda depan dan belakang.

Singkatnya, hot-hatch ini ternyata tak hanya bisa berlari kencang tetapi juga cukup nyaman dan praktis digunakan sehari-hari di perkotaan. Paling asyiknya lagi, Anda akan selalu menjadi pusat perhatian kemanapun Anda pergi. Sensasi yang mungkin sangat jarang Anda dapatkan ketika Anda mengemudikan mobil Toyota. 

[MNR]

About pekik udi irianto 1773 Articles
1. Otomotif Tabloid, PT Dunia Otomotifindo - Group of Magazine as Photographer from May 2, 1994 to June 14, 2001 2. Otosport Tabloid, PT Penerbit Media Motorindo - Group of Magazine as Photographer from June 15, 2001 to December 31, 2001 3. Otosport Tabloid, Automotive Media Supporting Unit, PT Penerbit Media Motorindo - Group of Magazine as Photo Editor from January 1, 2002 to December 31, 2002 4. Otosport Tabloid, PT Penerbit Media Motorindo - Group of Magazine as Photo Editor from January 1, 2003 to April 5, 2003 5. Auto Bild Magazine, PT Penerbit Media Motorindo - Group of Magazine as Photo Editor from May 6, 2003 to December 31, 2008 6. Photographic Section, Auto Bild Editorial Department, Automotif Media, Publishing II Division, PT Infometro Mediatama - Group of Magazine as Photo Editor from January 1, 2009 to October 31, 2014 7. aftermarketplus.id as Editor in Chief from August 2, 2015 to present