Transmisi Otomatis New Toyota Yaris Mampu Mengakomodir Beragam Kebutuhan Pengemudi

AFTERMARKETPLUS.id – Siapa sangka, transmisi otomatis New Toyota Yaris mampu mengakomodir beragam kebutuhan pengemudi. Asyik untuk dikendarai dengan santai atau pun agresif.

New Toyota Yaris mengadopsi transmisi otomatis tanpa roda gigi alias CVT. Dimana transmisi ini merupakan pilihan paling tepat untuk meningkatkan efisiensi konsumsi BBM dari sebuah kendaraan. Tanpa rasio gigi, membuat friksi (gesekan) antar komponen bergerak di dalam transmisi otomatis kian minim. 

Keuntungan lainnya dari transmisi tanpa rasio gigi ini membuat akselerasi Toyota Yaris terasa halus tanpa ada hentakan perpindahan gigi. Inilah yang membuat New Toyota Yaris mampu memberikan kenyamanan lebih meski sedang berakselerasi sekalipun.

Tapi bukan berarti Toyota menghilangkan rasa ‘fun to drive’ pada Yaris terbarunya lho!

Engineer Toyota tetap menyematkan mode pilihan transmisi manual agar sensasi berkendara tetap dimiliki pada New Yaris ini. Bahkan New Yaris menyediakan hingga 7-speed di mode manual ini. 

Dengan rasio 7-speed ini, pengemudi dapat menahan putaran mesin agar selalu berada dalam torsi maksimalnya sekitar 3.000 – 4.000 rpm. Hal ini sangat berguna saat New Yaris hendak menyalip kendaraan sehingga mesin mampu merespon dengan mudah ketika pedal gas diinjak lebih dalam. 

Tak hanya di tuas transmisi, perpindahan gigi saat mode manual juga dapat dilakoni via paddle shift di balik lingkar kemudi Toyota Yaris TRD Sportivo ini. Alhasil, pengemudi kian aman lantaran salah satu tangan gak perlu melepas kemudi saat hendak pindah rasio gigi. 

Mode manual ini aftermarketplus.id gunakan saat melintasi jalan berliku sebelum memasuki kota Banyuwangi, Jawa Timur dalam perjalanan menuju pulau Dewata – Bali. Efek engine brake sangat membantu deselerasi New Yaris saat memasuki tikungan demi tikungan. 

Respon perpindahan gigi pun begitu cepat sehingga tak membuat ‘gugup’ pengemudi. Terbukti saat harus mengurangi laju New Toyota Yaris dari kecepatan 140 km/jam hingga 60 km/jam dapat dilakukan dengan mudah saat menghadapi tikungan cukup tajam. 

Apalagi feedback steer membuat komunikasi pengemudi dengan grip ban dapat berlangsung baik sehingga rasa dari titik kritis daya cengkeram ban dapat dirasakan pengemudi. Jika sampai meleset yang ditandai dengan decitan suara ban ketika bermanuver cepat, fitur kontrol kestabilan pun akan membantu untuk mengembalikan kondisi agar kendali tetap dalam genggaman pengemudi. 

Untuk mengaktifkan mode manual pun dapat dilakukan saat posisi tuas transmisi di ‘D’ (Drive) via paddle shift atau tuas digeser ke ‘M’ (Manual) yang bisa digerakan maju – mundur. Bedanya saat di D, mode manual transmisi akan berpindah kembali ke otomatis saat paddle shift tak lagi digunakan dalam beberapa saat dan mobil melaju cukup konstan. 

Asyik kan Sob pakai New Yaris ?

[Dhany Ekasaputra]