BAZE, BRAND PATEN DI INTERIOR BUS DAN VAN PREMIUM

Foto: Istimewa

JAKARTA, AFTERMARKETPLUS – Diantara premium interior builder terkenal di Indonesia, nama brand satu ini tak boleh dilewatkan begitu saja karena reputasinya yang bagus dalam mengkreasi interior kendaraan dari biasa-biasa saja menjadi wah dan sangat mewah.

Dia tak lain adalah Baze.

Perusahaan ini banyak dipercaya pengusaha transportasi sampai individu berduit tebal untuk merombak interior kendaraan mereka dan versi standar pabrik menjadi tampil premium dan mewakili citarasa personal pemiliknya, baik untuk dioperasikan sendiri sebagai kendaraan pribadi atau disewakan kepada pihak ketiga.

Bari Setiadi, Owner Baze, di sela acara pameran kendaraan komersial Mercedes-Benz Commercial Vehicle Expo 2017 di ICE BSD City, Sabtu (6/5/2017) lalu mengungkapkan, para pelanggannya datang datang berbagai kalangan, mulai dari pribadi, perusahaan, pengusaha transportasi, dan partai politik.

“Saat ini kita banyak mengerjakan interior untuk Toyota Hiace, Toyota Alphard dan Mercedes-Benz Sprinter. Kita juga baru saja mengerjakan bus untuk Asian Games berupa satu Sprinter dan satu bus besar Mercedes-Benz OH 1626,” ujar Bari.

BUSS

Dari partai politik, pesanan yang baru saja masuk datang dari Partai Nasdem.

“Sekarang sedang digarap,” imbuh Bari.

Beberapa produk garapannya adalah Toyota Hiace First Class, Mercy Sprinter First Class, Maxus Socialite, dan luxury home bus. Bari juga menjelaskan, perusahaannya juga banyak mengerjakan pesanan pembuatan project khusus untuk bus berukuran medium dan kendaraan kecil dari berbagai instansi swasta dan pemerintah.

Antara lain, Manganpura Woman Services Bus, Mobile Hospital, Command Center Unit Damkar, Mobile Cafe Daihatsu Gran Max, dan Ambulans Sprinter A2.

Sebelumnya, Baze juga banyak mengerjakan pesanan penggarapan interior dari sejumlah perusahaan otobus untuk armada bus premium yang disewakan kepada pihak ketiga.

Antara lain penggarapan Omah Mlaku dan Omah Mlayu dari PO Nusantara, WH One dari PO White Horse, Premium Bus Alpha dari PO Big Bird, PO Metropolitan.

Soal pilihan fitur berikut model dan desainnya, seperti kursi pijat berlapis kulit, audio video on demand, sampai minibar, semuanya bisa dikustomisasi dan didiskusikan dengan klien pemesan.

Soal biaya yang dikenakan kepada pemesan atau klien, Baze menentukan tarif bervariasi, mulai dari yang terendah Rp 180juta sampai Rp 250 juta.

Harga berbeda dikenakan untuk kabin bus ukuran sedang dan bus berukuran besar. Untuk bus sedang dikenakan biaya sekitar Rp 800 juta, sampai Rp 1,6 miliar. Untuk bodi kabin dalam kondisi kosongan, klien harus sudah memasangnya ke sasis dari karoseri.

Penulis: Egi Yudhistira
Editor : Pekik Udi Irianto