Ramadhipa Nyaris Podium di Jerez! Insiden Lap Terakhir Gagalkan Mimpi Pebalap Muda Indonesia

Adrienne Syafila | 06 Jul 2026

Full Width Image
Ramadhipa Tetap Jaga Asa Juara Moto3 Junior 2026 Meski Gagal Podium di Jerez

AFTERMARKETPLUS.id - Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, kembali menunjukkan kualitasnya di ajang Moto3 Junior World Championship 2026.

Bertarung di Circuito de Jerez-Ángel Nieto, Spanyol, Minggu (5/7/2026), pembalap asal Sleman, Yogyakarta, tampil kompetitif sepanjang dua balapan meski harus menelan nasib kurang beruntung pada race kedua.

Meski hanya membawa pulang sembilan poin dari putaran Jerez, Ramadhipa tetap menjaga peluang dalam perebutan gelar juara musim ini. Saat ini ia menempati posisi keempat klasemen sementara dengan koleksi 60 poin, hanya terpaut sembilan angka dari para pemuncak klasemen.

Start Sulit, Ramadhipa Bangkit dan Finis Ketujuh 

Race pertama berlangsung dalam kondisi lintasan yang sangat panas dengan suhu mencapai hampir 44 derajat Celsius. Mengawali balapan dari posisi kelima setelah tampil impresif di sesi kualifikasi, Ramadhipa sempat kehilangan beberapa posisi akibat start yang kurang sempurna.

Pembalap Honda Asia Dream Racing Junior Team itu sempat tercecer ke posisi kedelapan. Balapan kemudian dihentikan sementara akibat red flag setelah terjadi kecelakaan yang melibatkan salah satu pebalap.

Saat balapan dilanjutkan dan dipersingkat menjadi 10 lap, persaingan berlangsung semakin sengit. Ramadhipa bahkan sempat keluar dari 10 besar sebelum perlahan memperbaiki ritmenya hingga akhirnya finis di posisi ketujuh, sekaligus mengamankan sembilan poin penting.

Nyaris Naik Podium, Ramadhipa Terjatuh di Lap Terakhir 

Drama terjadi pada race kedua yang digelar hanya tiga jam setelah balapan pertama. Suhu lintasan meningkat drastis hingga menyentuh 60 derajat Celsius.

Kali ini Ramadhipa tampil jauh lebih agresif. Start mulus membawanya langsung bersaing di rombongan lima besar. Setelah dua pebalap di depannya mengalami insiden, pembalap yang mengendarai Honda NSF250RW itu berhasil masuk ke perebutan podium.

Harapan finis tiga besar pun terbuka lebar. Namun petaka datang di lap terakhir ketika motornya bersenggolan dengan pebalap lain hingga terjatuh.

Meski mampu bangkit dan kembali melanjutkan balapan, Ramadhipa hanya mampu menyelesaikan race di posisi ke-21, membuat peluang podium sirna di depan mata.

Ramadhipa mengaku race pertama berlangsung cukup sulit karena dirinya kesulitan menemukan ritme terbaik. Namun ia bersyukur masih mampu mengamankan poin.

Sementara pada race kedua, ia sebenarnya mencoba tampil menyerang sejak awal demi memimpin jalannya balapan. Sayangnya, insiden pada lap terakhir menggagalkan seluruh usahanya.

Kini, ia bertekad memperbaiki kondisi fisik dan mental agar mampu tampil lebih kompetitif pada seri berikutnya di Prancis.

General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor, Andy Wijaya, memberikan apresiasi atas semangat juang Ramadhipa sepanjang akhir pekan balapan di Jerez.

Menurutnya, pembalap muda Indonesia tersebut mampu menunjukkan perkembangan positif meski hasil akhir belum sesuai harapan. Evaluasi bersama tim akan dilakukan agar Ramadhipa dapat kembali tampil maksimal pada putaran selanjutnya.

AHM juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Ramadhipa melalui semangat Satu Hati agar mampu mengharumkan nama Indonesia di ajang balap internasional.

Peluang Juara Masih Terbuka 

Tambahan sembilan poin dari seri Jerez membuat peluang Ramadhipa dalam perebutan gelar Moto3 Junior World Championship 2026 masih terbuka lebar.

Dengan 60 poin, ia kini berada di posisi keempat klasemen sementara dan hanya tertinggal sembilan poin dari tiga pebalap yang berbagi posisi puncak.

Kesempatan bangkit akan hadir pada putaran keempat yang berlangsung di Circuit de Nevers Magny-Cours, Prancis, pada 24-26 Juli 2026, sebelum kejuaraan memasuki jeda musim panas.


#M. Kiandra Ramadhipa #Circuito de Jerez–Ángel Nieto, Spanyol

Comment (0)

List Comment

No Comment